152 Gampong di Abdya Miliki Website Transparansi

COTBAROH.GAMPONG.ID, BLANGPIDIE - Sebanyak 152 desa di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kini sudah memiliki website resmi untuk menjalankan prinsip transparansi sebagaimana yang diamanahkan oleh Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.

Sistem Administrasi dan Informasi Gampong

"Website ini terintegrasi dalam program Sistem Administrasi dan Informasi Gampong/desa (SAIG)," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayan Perempuan dan Keluarga Sejahtera Kabupaten Abdya Edy Darmawan di Blangpidie, Kamis.

Edy menjelaskan, Abdya merupakan satu-satunya kabupaten di Aceh memiliki sistem informasi desa yang menggabungkan peta dan data transparan berbasis website yang terintegrasi dalam program SAIG dan dapat membantu pemerintah terutama bidang pengentasan kemiskinan.

"Jadi, dengan adanya website setiap desa, bantuan pemerintah yang disalurkan ke desa sudah tepat sasaran, karena daftar masyarakat miskin sudah ada di website tersebut, kita hanya mengaksesnya saja," katanya menambahkan.

Website desa yang terintegrasi dalam sistem administrasi dan informasi tersebut memiliki database dan peta interaktif desa yang dapat diakses langsung oleh semua pihak untuk mengetahui kemajuan desa yang dimaksud.

"Dalam portal desa itu, selain daftar masyarakat miskin dan kaya, kita bisa juga akses qanun desa, peraturan desa, dokumen anggaran, dokumen perencanaan desa, proses pengadaan barang dan jasa dan termasuk profil desa yang telah ingkluet dalam database," katanya.


Selain database, kata dia, website desa tersebut dapat juga diakses semua jalan dan jembatan yang ada di desa itu melalui peta interaktif yang telah disediakan dengan sempurna pada portal dengan tujuan memudahkan pemerintah dalam melakukan pembangunan.


"Dalam peta interaktif itu ada sumber informasi sosial, ekonomi, politik, sumberdaya manusia maupun sumberdaya alam yang ada di desa yang bersangkutan. Jadi, pada saat pemerintah ingin membangun jalan, tidak harus turun lagi ke lokasi cukup buka website lihat peta interaktif," katanya melanjutkan.


Untuk perencanaan pembangunan desa, peta digital merupakan hal yang sangat penting digunakan karena berkaitan dengan kondisi wilayah atau daerah sehingga memudahkan pemerintah dalam mengalokasikan anggaran maupun sumberdaya manusia.


"Jadi, dengan adanya program ini, bantuan pemerintah yang bergulir ke masyarakat menjadi lebih tepat sasaran, akuntabel dan transparan atau setidaknya menjadi pembanding dengan data Badan Pusat Statistik," katanya.


Ia juga menjelaskan, semua database dan peta digital yang ada di website desa itu adalah resmi, karena Pemkab Abdya dalam membangun program sistem administrasi dan informasi di tingkat desa dengan proses penglibatan warga desa secara penuh terhadap keberlangsungan program.


Kemudian, program yang digagas oleh Bupati Abdya Jufri Hasanuddin ini selain dapat mewujudkan penyelenggaraan pemerintah desa yang transparansi dan akuntabilitas, program yang digarap pada tahun 2013 ini juga dapat memberikan warna baru bagi perkembangan teknologi Abdya di masa mendatang.


"Ini suatu terobosan yang dilakukan oleh Bupati Jufri Hasanuddin dalam memanfaatkan teknologi informasi desa dalam mencerdaskan masyarakat pedesaan. Bahkan proses pemberdayaan yang telah kita lakukan telah melahirkan ribuan kader desa dalam mensukseskan program SAIG ini," demikian Edy Darmawan.


aceh.antaranews.com
Share on Google Plus

About gampongcotbaroh

0 komentar:

Posting Komentar