COTBAROH.AMPONG.ID - Sigli, Sejumlah warga Gampong Baroh Tijue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, memprotes aparatur gampong setempat, karena menggunakan bahan/material bekas pakai dalam pembangunan sejumlah fasilitas umum.
![]() |
| Ilustrasi Pembangunan Gampong |
Warga melaporkan, dana Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) 2015 untuk pembangunan kantor keuchik Rp sebesar 93 juta. Sementara, kayu untuk kusen jendela, kusen pintu, plafon dan lainnya, menggunakan kayu bekas pakai dari meunasah dan sisa pembongkaran gedung SMKN Sigli, yang usia material kayu itu sudah puluhan tahun.
Selain itu, untuk pembangunan ruas jalan rabat beton dengan anggaran Rp 57,2 juta, juga menggunakan besi bekas pakai. “Mestinya, setiap pembangunan fasilitas publik yang dananya bersumber dari pemerintah, wajib menggunakan material baru, agar terjamin kualitasnya,” kata warga.
Sekretaris Gampong Baroh, Tarmizi Yusuf yang dikonfirmasi kemarin, mengaku siap mempertanggungjawab segala penggunaan dana untuk pembiayaan pembangunan yang menggunakan dana APBG tahun 2015 ini.
“Memang benar, kayu bekas yang kami gunakan untuk pembangunan kantor keuchik dan besi bekas untuk pembangunan ruas jalan beton sepanjang 236 meter untuk penghematan anggaran,” katanya.(c43)
aceh.tribunnews.com

0 komentar:
Posting Komentar